Kamis, 22 Januari 2009
Tahukah Kamu Apa Itu Lemak Susu?
4% adalah lemak susu. Lemak susu tidak membahayakan bagi tubuh. Hanya
35% yang diduga dapat meningkatkan kolesterol, sedangkan sisanya 65% tidak
memiliki efek buruk pada kesehatan.
Asam lemak linoleat yang terkonjugasi pada lemak susu berfungsi menghambat
pembentukan tumor, menurunkan risiko beberapa penyakit seperti kanker,
hipertensi, dan diabetes, serta dapat meningkatkan sistem pertahanan tubuh.
Kandungan asam butirat pada lemak susu memiliki daya cerna yang tinggi dan
berperan sebagai anti kanker usus besar serta mendukung pertumbuhan bakteri
baik di dalam tubuh.
Fosfolipid yang terdapat di dalam susu terdiri dari fosfatidil kolin (lesitin),
sphingomyelin, fosfatidil inositol, dan fosfatidil serin yang berfungsi sebagai
pelindung mukosa usus terhadap serangan bakteri patogen. Fosfolipid tersebut
merupakan bagian terbesar penyusun otak, jaringan saraf, hati, otot, jantung dan
sperma, serta dapat berfungsi sebagai anti kanker.
Di dalam susu terdapat kolesterol sebanyak 13 mg/100 ml, sedangkan dalam
ASI sebanyak 10-140 mg/100 ml. Kolesterol berperan sebagai prekursor
pembentukan asam empedu, hormon steroid, vitamin D dan otak serta berperan
penting dalam sintesis DNA dan pembelahan sel. Kandungan AA (arachidonic
acid) dan DHA (docosa hexaenoic acid) di dalam susu berfungsi untuk
memelihara fungsi sel-sel otak dalam pertumbuhan dan perkembangan sistem
saraf pusat dan sintesis prostaglandin.
Sekilas Tentang Manfaat Telur
Telur mempunyai kandungan zat gizi yang cukup tinggi, antara lain mengandung
delapan asam amino esensial yang baik untuk pertumbuhan anak dan kesehatan
tubuh. Selain itu, telur juga mengandung mineral selenium (Se).
Pria membutuhkan asupan selenium untuk pembentukan kualitas dan kuantitas
sperma. Satu butir telur dapat menghasilkan 10% dari total kebutuhan tubuh
terhadap selenium.
Telur juga mengandung vitamin D yang dapat membantu penyerapan kalsium
untuk pembentukan tulang. Selain itu, telur juga mengandung vitamin E.
Kombinasi antara selenium dan vitamin E berperan sebagai antioksidan yang
dapat mengurangi risiko kerusakan sel tubuh akibat radikal bebas.
Telur juga diketahui sebagai sumber vitamin B12, vitamin B6, dan folat yang
dibutuhkan untuk kesehatan tubuh dan melindungi sel-sel saraf. Kekurangan
vitamin B12 dapat mengakibatkan terjadinya kerusakan sel-sel saraf. Wanita
hamil yang kekurangan vitamin B12 mempunyai risiko anaknya akan mengalami
kerusakan pada sistem saraf.
Namun, terkadang telur juga mengandung bakteri Salmonella sehingga tidak
dianjurkan untuk dimakan dalam keadaan mentah, khususnya bagi orang yang
memiliki risiko tinggi seperti wanita hamil, orang lanjut usia, dan anak-anak. Telur
sebaiknya dikonsumsi setelah dimasak terlebih dahulu hingga matang.
Jumat, 02 Januari 2009
Bagaimana Hidup yang lebih Hidup??
Hidup hidup ini Up and down. Apalagi untuk keadaan dimana kita memiliki suatu kekurangan. terkadang merasa bersemangat sekali menjalani program menambah berat badan, kadang merasa bosan capek.
1. Manage stres dengan efektif.
Stres yang menetap dapat mengikis rasa percaya diri dan energi Sahabat. Bagaimana pun, ketika stres dikelola secara baik, pikiran dapat bebas berkreasi dan energi pun tidak habis terbuang.
2. Berolahraga minimal 30 menit setiap hari.
Berolahraga menjaga kebugaran tubuh lebih baik dan membantu mempertahankan berat badan ideal. Tanpa olahraga, pikiran menjadi malas.
3. Jalin hubungan yang sehat.
Orang bersama teman yang dapat dipercaya dan mempunyai ikatan keluarga yang dekat lebih sedikit kemungkinan untuk sakit dan mereka mengalami penyembuhan yang lebih baik ketika sakit. Memiliki hubungan yang berarti dapat menggairahkan seseorang dalam kehidupan rutinnya.
4. Istirahat dan relaksasi yang cukup.
Jangan biarkan tekanan seperti rapat, deadline tugas, dan harapan orang lain menguras energi Sahabat. Hindari kelelahan. Lakukan tidur yang rutin dan cukup. Nikmati hari libur di akhir minggu untuk beristirahat dan memperbaharui diri. Liburan tahunan adalah cara yang baik untuk mengisi “baterai kehidupan” kita.
5. Jaga keseimbangan dalam hidup.
Ban yang tidak seimbang dapat menyebabkan kendaraan oleng di jalan dengan kecepatan tinggi dan menyebabkan ban rusak. Jadi hidup tanpa keseimbangan dapat membuat Sahabat sedih, stres, dan tegang. Hidup yang seimbang memberikan ketenangan, kedamaian, dan energi baru untuk hidup.
6. Mengkonsumsi makanan kaya antioksidan.
Gandum, buah-buahan dan sayuran (terutama yang berwarna) mengandung sejumlah fitokimia yang membantu kesehatan. Kandungan terbanyaknya adalah antioksidan yang melindungi sel-sel dari kanker, penyakit jantung dan penuaan. Pomgranates, bluberry, cranberries dan berry lainnya mengandung kadar antioksidan yang sangat tinggi. Orang yang mengkonsumsi makanan yang kaya serat juga cenderung memiliki lebih banyak energi.
7. Pelihara spiritual Sahabat berdasarkan keyakinan masing-masing.
Mempelajari kitab suci akan menantang pikiran. Melihat bagaimana Tuhan bekerja di masa lalu dapat membangun rasa percaya diri. Kehidupan beragama yang dinamis dan membantu mereka yang membutuhkan akan menggairahkan hidup seseorang.
8. Menjaga asupan cairan.
Bahkan dehidrasi ringan dapat mengganggu sejumlah aspek penting fungsi kognitif seperti konsentrasi, kesadaran, dan memori jangka pendek. Retensi cairan juga dihubungkan dengan peningkatan sakit kepala dan kelelahan, kerusakan pada waktu bereaksi, perhatian, dan koordinasi. Pemberian cairan yang cukup membantu melawan kelelahan dan mempromosikan kesadaran mental.
9. Jagalah jadwal teratur.
10. Aktif dalam mencegah penyakit.
Ambilah tanggung jawab pribadi untuk kesehatan anda sendiri. Lakukan pemeriksaan kesehatan dan gigi secara teratur. Sahabat akan merasa jauh lebih baik ketika Sahabat memiliki kendali terhadap kesehatan Sahabat.
Jenis-Jenis Protein
Protein adalah kumpulan dari berbagai asam amino dalam suatu ikatan,peranan protein kaitannya untuk menambah berat badan adalah satu-satunya nutrisi yang menjadi bahan dasar untuk pembentukan otot.
Protein menurut sumbernya dibagi menjadi 2 yakni Protein Hewani (protin yang bersumber dari hewan) dan Protein Nabati (protein yang bersumber dari tumbuh-tumbuhan)
Protein Hewani: daging(sapi, ayam, ikan, kambing, kanguru, kalkun), telur, susu. Untuk suplemen protein hewani umumnya berasal dari susu
Tips memilih daging yang akan dikonsumsi:
- Untuk daging sapi, pilih potongan daging yang rendah lemak dengan warna yang lebih merah. Bagian yang bewarna putih atau lebih pucat umumnya memiliki kandungan lemak yang lebih tinggi. Dan warna daging yang agak keabuan atau membiru menandakan daging tersebut sudah tidak segar
- Untuk daging ayam, pilihlah bagian dada yang mengandung protein lebih tinggi dan lemak lebih rendah daripada bagian paha. Buanglah kulit dan lemak-lemak yang bewarna putih. Daging ayam yang masih segar umumnya tidak berbau, denagn warna merah muda yang mencolok pada daging maupun kulit. Apabila sudah terlihat warna kulit yang agak kuning serta permukaan yang berlendir, berarti daging ayam tersebut sudah tidak segar
- Untuk ikan , pilihlah ikan denagan bola mata yang masih bening dan ingsang yang pucat serta tidak berbau amis. Tanda tanda tesebut umumnya menandakan ikan masih dalam keadaan segar. Apabila membeli ikn yang sudah dipotong, pilihlah seperti jenis tuna, salmon, mackerel(tengiri), maupun flakes(hiu muda) yang permukaannya tidak berlendir dengan warna daging yang merata
Protein Nabati: kacang-kacangan (terutama kacang kedelai), tahu,
Anjuran Konsumsi Protein per Hari
1,5 sampai 2,5 gram protein perkilogram berat badan
Asam Amino Non Esential
Aspartic Acid
- Membantu mengubah karbohidrat menjadi energi
- Membangun daya tahan tubuh melalui immunoglobulin dan antibody
- Meredakan tingkat ammonia dalam darah setelah latihan(olah raga)
Glicine
- Membantu tubuh membentuk asam amino lain
- Merupakan bagian dari sel darah merah dan Cytochrome (enzim yang terlibat dalam produksi energi)
- Memproduksi glucagons yang mengaktifkan glikogen
- Berpotnsi menghambat keinginan akan gula
Alanine
- Membantu tubuh mengembangkan daya atahan
- Merupakan salah satu kunci dari siklus glukosa alanine yang memungkinkan otot dan jaringan lain untuk mendapatkan energi dari asam amino
Serine
- Diperlukan untuk memproduksi energi pada tingkat sel
- Membantu dalam fungsi otak (daya ingat dan syaraf)
Asam Amino Esensial
Leucine
- Membantu mencegah penyusutan otot
- Membantu pemulihan pada kulitdan tulang
Isoleusine
- Membantu mencegah penyusutan otot
- Membantu dalam pembentukan sel darah merah
Valine
- Tidak diproses di organ hati dan lebih langsung diserap oleh otot
- Membantu dalam mengirimkan asam amino lain (tryptophan, phenylalanine, tyrosine) ke otak
Lysine
- Kekurangan lycineakan mempengaruhi pembuatan protein pada otot dan jaringan penghubung lainnya
- Bersama vitamin C membentuk L-Carnitine
- Membantu dalam pembentukan kolagen maupun jaringan penghubung tubuh lainnya
Tryptophan
- Pemicu serotonin (hormone yang memiliki efek relaksasi)
- Merangsang pelepasan hormone pertumbuhan
Methionine
- Prekusor dari cysteine dan creatine
- Menurunkan kadar kolesterol darah
- Membantu membuang zat racun pada organ hati dan membantu regenerasi jaringan baru pada hati dan ginjal
Threonine
- Salah satu asam amino yang membantu detoksifikasi
- Membantu mencegah penumpukan lemak pada organ hati
- Komponen penting dari kolagen
- Biasanya kekurangannya diderita olen vegetarian
Phenylalanine
- Prekusor untuk tyrosine
- Meningkatkan daya ingat, mood, focus mental
- Digunakan dalam terapi depresi
- Membantu menekan nafsu makan